Bintan

KKSS Bintan Tunjukkan Kepedulian, Lansia Bugis Asal Bone Dilarikan ke RS Kijang

71
×

KKSS Bintan Tunjukkan Kepedulian, Lansia Bugis Asal Bone Dilarikan ke RS Kijang

Share this article

Bintan, Kepri – kksskepri.com Semangat kebersamaan dan kepedulian antar sesama perantau Bugis kembali ditunjukkan oleh jajaran pengurus Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Bintan (22/4/2026) 

Seorang lansia Bugis bernama Daeng Samsudin, yang lahir di Bone pada 01 Juli 1925 dan kini berusia 101 tahun, mendadak dilarikan ke Rumah Sakit Kijang pada Rabu (22/4/2026) akibat kondisi kesehatannya yang menurun dan membutuhkan penanganan medis intensif.

Diketahui, Daeng Samsudin merupakan warga Kampung Sei Enam Lama, Kelurahan Sei Enam, Kecamatan Bintan Timur, Kepulauan Riau. Saat ini, beliau tengah mendapatkan perawatan dari tim medis.

Sesuai arahan Ketua BPW KKSS Provinsi, Ady Indra Pawennari, jajaran pengurus diminta untuk terus hadir dan peduli terhadap sesama perantau.

“Kami dari keluarga besar KKSS Bintan terus berupaya hadir dan peduli terhadap sesama perantau, apalagi dalam kondisi seperti ini. Ini adalah tanggung jawab moral kita bersama,” ujar salah satu pengurus, mengutip arahan tersebut.

Ketua BPD KKSS Bintan, Rahak, juga menegaskan bahwa kepedulian terhadap sesama perantau adalah bagian dari nilai yang terus dijaga dalam organisasi.

“Kondisi seperti ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperkuat solidaritas. KKSS harus hadir di tengah masyarakat, terutama saat ada saudara kita yang membutuhkan bantuan,” ujar Rahak.

Di kesempatan berbeda, Ketua KKSS Kepri juga menghimbau agar seluruh anggota selalu menjaga solidaritas dan saling membantu, termasuk membuka donasi apabila diperlukan demi meringankan beban bersama.

“Kita harus terus saling membantu. Jika diperlukan, kita buka donasi agar beban tidak terasa berat. Dengan kebersamaan, kita bisa mencari solusi terbaik untuk saudara-saudara kita di perantauan,” ungkapnya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Ketua KKSS wilayah Kijang, Adi, yang telah sigap membantu proses evakuasi dan pendampingan terhadap Daeng Samsudin hingga mendapatkan perawatan di rumah sakit.

“Terima kasih kepada Ketua Adi di Kijang yang sudah lebih dulu turun tangan membantu orang tua kita di sana. Semoga menjadi amal kebaikan,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu warga Bugis, Alang, mengaku bangga menjadi bagian dari perantau Bugis yang tergabung dalam KKSS karena kuatnya rasa kepedulian antar sesama.

“Saya bangga jadi Bugis perantau yang tergabung di KKSS. Di sini kita saling peduli, saling membantu tanpa melihat latar belakang. Ini yang membuat kita tetap kuat di tanah rantau,” ungkap Alang.

Rencananya, jajaran pengurus KKSS Bintan akan melakukan kunjungan langsung ke rumah sakit untuk menjenguk sekaligus membahas langkah terbaik dalam penanganan dan bantuan lanjutan bagi Daeng Samsudin.

Kepedulian ini menjadi bukti nyata bahwa solidaritas dan rasa kekeluargaan di tengah perantauan tetap terjaga kuat, khususnya di antara masyarakat Bugis yang berada di Kabupaten Bintan.

(Andi Ridwan)